Penerapan Proses Konversi Limbah Organik Tempurung Kelapa Menjadi Briket di SMA Negeri 95 Jakarta

Authors

  • Swandya Eka Pratiwi Program Studi Teknik Mesin - Universitas Mercu Buana https://orcid.org/0000-0003-1107-4075
  • Haris Wahyudi Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Mercu Buana, Jakarta
  • Haftirman Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Mercu Buana, Jakarta
  • Chandrasa Soekardi Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Mercu Buana, Jakarta
  • Kontan Tarigan Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Mercu Buana, Jakarta
  • Usman Sudjadi Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Mercu Buana, Jakarta

Keywords:

Pengolahan limbah; limbah organik; tempurung kelapa; briket

Abstract

Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2023 tercatat pada grafik komposisi sampah berdasarkan sumber sampah terbesar berasal dari rumah tangga yang mencapai 38,2 % dan diikuti oleh sampah pasar tradisional sebesar 20%. Berdasarkan data tersebut bisa disimpulkan bahwa sampah organik merupakan suatu masalah besar yang perlu penanganan baik. Sampah organik dapat dikelola menjadi bahan bakar, di antaranya bahan bakar padat atau dikenal dengan briket. Pembuatan biobriket dari limbah tempurung kelapa sebagai bahan bakar alternatif pengganti minyak, bisa menjadi salah satu kontribusi masyarakat dalam menanggulangi dan mengurangi timbulan sampah. Pada bulan April 2024, Prodi Teknik Mesin Universitas Mercu Buana melakukan pengabdian kepada masyarakat tentang pengolahan limbah tempurung kelapa menjadi briket. Kegiatan ini dilaksanakan di SMAN 95 Jakarta, dengan melibatkan siswa dan siswi SMAN 95 Jakarta dari kelas X, XI dan XII. Pemaparan pengolahan limbah tempurung kelapa menjadi briket kepada para siswa, diharapkan mampu menginspirasi para pemuda untuk mulai aktif dalam upaya pengurangan dan pengolahan limbah. Dari hasil pelaksanaan sosialisasi dan pengisian quisioner, menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan motivasi para siswa untuk terus belajar dan berkontribusi dalam pengurangan dan pengolahan limbah.

References

Republik Indonesia P. UU No.18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Cell. 2008;151(4).

Hasibuan R. Analisis dampak limbah/sampah rumah tangga terhadap lingkungan hidup. Jurnal Ilmiah “Advokasi.” 2016;04(01).

Perpres No. 97 Year 2017. Perpres No. 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan & Stranas Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. Arsipjdih.Jatimprov.Go.Id 2017.

Bot BV, Axaopoulos PJ, Sosso OT, Sakellariou EI, Tamba JG. Economic analysis of biomass briquettes made from coconut shells, rattan waste, banana peels and sugarcane bagasse in households cooking. International Journal of Energy and Environmental Engineering. 2023;14(2).

Saksono AY, Yuniarti T, Saepudin S. Pengelolaan Pemanfaatan Arang Tempurung Kelapa Menjadi Briket Sederhana. IKRA-ITH ABDIMAS. 2022;6(2).

Ojahan TO, Miswanto MM, Sumardi SS. PROSES PEMBUATAN ARANG BATOK KELAPA DAN TULANG SAPI MENGGUNAKAN METODE PIROLISIS SEBAGAI MEDIA CARBURIZING. POROS. 2021;16(2).

Tumbel N, Makalalag AK, Manurung S. Proses Pengolahan Arang Tempurung Kelapa Menggunakan Tungku Pembakaran Termodifikasi. Jurnal Penelitian Teknologi Industri. 2019;11(2).

Serba_Serbi Briket. Mesin Cetak Briket Mini 550 watt.

Iskandar N, Nugroho S, Feliyana MF. UJI KUALITAS PRODUK BRIKET ARANG TEMPURUNG KELAPA BERDASARKAN STANDAR MUTU SNI. JURNAL ILMIAH MOMENTUM. 2019;15(2).

Downloads

Published

20-07-2024

How to Cite

Eka Pratiwi, S., Wahyudi, H., Haftirman, Soekardi, C., Tarigan, K., & Sudjadi, U. (2024). Penerapan Proses Konversi Limbah Organik Tempurung Kelapa Menjadi Briket di SMA Negeri 95 Jakarta. Indonesia Mengabdi Untuk Negeri (IMUN), 1(1), 12–16. Retrieved from https://icomser.com/journal/index.php/imun/article/view/3

Issue

Section

Articles